HOME SWEET HOME

Home sweet home, alias rumah nyaman…bukan berarti rumah itu harus mewah dan berharga jual tinggi. Karna kenyamanan bukan dilihat dari sisi tersebut. Betapa banyak rumah yang mewah dan bahkan sangat mahal namun tidak ada rasa sedikit kenyamanan pun di dalam rumah tersebut.

Dari segi desain interior rumah islami sebaiknya memiliki ciri-ciri di antaranya: disediakan ruang khusus untuk ibadah (mushalla), menjadikan dinding rumah (ruang tamu dan ruang pribadi) sebagai hijab, kamar orangtua dan anak-anak terpisah. Selain itu, juga harus tersedianya kamar tamu dan kamar pribadi, posisi kloset tidak menghadap kiblat, serta ornamen atau hiasan yang bernuansa islami (kaligrafi ayat Qur`an, Hadits atau pemandangan)

Hal yang perlu diperhatikan juga dalam desain rumah adalah tembok atau pagar. Sebaiknya tidak terlalu tinggi, sehingga membuat rumah terkesan sebagai benteng yang akan memutuskan hubungan dengan tetangga kita.

Baiti Jannati, rumahku adalah surgaku. Demikian sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, yang menggambarkan betapa pentingnya peran rumah dan keluarga dalam kehidupan manusia. Rumah  yang  islami  yakni  rumah yang  dibangun  semata-mata  hanya  dalam rangka untuk  beribadah kepada Allah SWT. Selain dari segi interior, ada beberapa tips yang harus diketahui oleh pemilik rumah agar rumah terasa nyaman.

Tips agar rumah benar-benar menjadi nyaman adalah rumah tersebut harus bersih. Dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallu ‘alaihi Wassallam bersabda: Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan seberat biji debu. Ada seorang yang bertanya, “Sesungguhnya setiap orang suka (memakai) baju yang indah, dan alas kaki yang bagus, (apakah ini termasuk sombong?). Rasulullah Shallallu ‘alaihi Wassallam bersabda: “Sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan, kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain.” (Riwayat Muslim).

Kemudian, tips yang lain adalah lingkungan rumah yang sehat. Dalam hal ini adalah sehat yag berarti kondusif. Sebab, lingkungan sangat berpengaruh terhadap kepribadian, perilaku, dan pola pikir seseorang.Tips yag terkahir adalah pemilik rumah juga harus memuliakan tamunya dan menjaga silaturahim dengan tetangga. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam menghubungkan berbuat baik kepada tetangga dengan keimanan seseorang. Perhatikan sabdanya, “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka janganlah mengganggu tetangganya.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *